Manusia Berjantung Buatan Portabel Pertama

Kamis, 27 Mei 2010 (dibaca 4395 kali)

Charles Okeke, pria 43 tahun asal Phoenix Arizona Amerika Serikat, tak pernah menyangka akan menjadi orang yang bergelar 'manusia berjantung artifisial'.

Gelar yang sudah disandangnya dua tahun belakangan itu, ia dapatkan setelah tubuhnya menolak keberadaan jantung yang ditransplantasikan kepadanya, sejak berusia 30 tahun.

Sejak itulah hidup Okeke bergantung kepada mesin seberat 181 kg. Selama sekitar dua tahun, ia musti hidup di dalam RS Mayo Clinic Phoenix, karena harus selalu berada dekat dengan mesin seukuran mesin cuci, yang berperan menyuplai darah ke seluruh tubuh.

Untungnya, perusahaan perangkat kesehatan SynCardia berhasil membuat jantung artifisial terkecil di dunia, Total Artificial Heart.

Food and Drug Administration AS baru saja menyetujui penggunaan alat ini, dan Okeke menjadi orang pertama yang menggunakan peranti portabel seberat sekitar 6 kg itu.

Charles Okeke dengan jantung   artifisial berukuran besar

Ukuran jantung buatan ini bisa jauh lebih kecil ketimbang perangkat sebelumnya, karena sensor-sensor yang digunakannya juga mengecil.

"Sensor-sensor yang dulu besarnya seukuran kaleng sup sekarang besarnya hanya seperempatnya. Ini memungkinkan kita untuk mengurangi ukuran seluruh konsol," kata Steven Langford dari SynCardia.

Jantung artifisial portabel itu dijual SynCardia seharga US$125.000 dengan biaya perawatan US$18.000 per tahun.

Ditenagai oleh sebuah baterai, dan dilengkapi empat katup, alat ini menggantikan peran ventrikel-ventrikel jantung untuk memompa darah ke berbagai organ lain seperti hati, atau ginjal.

Charles Okeke kini bisa menenteng jantung buatan di tasnyaBerkat total artificial heart, Okeke kini bisa meninggalkan rumah sakit dan pulang ke rumah yang telah ia tinggalkan selama dua tahun. Ia bisa beraktivitas lebih leluasa, karena jantung buatannya kini bisa ia tenteng ke mana-mana di dalam tas back packnya.

"Kini saya adalah manusia yang bahagia, sebagaimana Anda lihat saat ini," kata Okeke. "Kini saya bisa tidur di tempat tidur saya sendiri setelah dua tahun tidur di rumah sakit."

Okeke memang masih harus berlatih keras untuk menjaga kebugaran tubuhnya, sementara masih menunggu jantung dari donor, untuk ditransplantasikan kembali ke dalam tubuhnya.

Tapi, selama ia belum menemukan jantung yang tepat, dokter memperbolehkannya untuk menggunakan jantung buatan portabel ini, hingga waktu yang tidak terbatas.


Sumber :http://teknologi.vivanews.com
Setahun lalu, Cheng Guorong (34) bukan siapa-siapa. Dia hanya gelandangan yang tiap hari menjelajahi jalanan Ningbo, sebuah kota di timur China ...
(4404 hits) Selengkapnya »

Beberapa dari Anda mungkin merasa bingung ketika dimintai rekomendasi tentang tujuan wisata ke luar negeri yang murah dan terjangkau. Apalagi ...
(4407 hits) Selengkapnya »

...
(4391 hits) Selengkapnya »

Saat akan tinggal landas dan akan mendarat, burung mengepakkan sayapnya dengan cepat. Meski tidak terlalu intens seperti saat akan terbang ...
(4400 hits) Selengkapnya »

Kera Siamang ternyata tak banyak berbeda dengan manusia dalam kepandaian mereka berbahasa. Seperti dikutip dari situs DailyMail, kera Siamang ...
(4396 hits) Selengkapnya »

Untuk meningkatkan kemampuan guru dan karyawan dalam bahasa Inggris sekolah senantiasa mengadakan pelatihan bahasa Inggris yang diadakan secara ...
(4419 hits) Selengkapnya »

Daftar kejuaraan yang diikuti oleh SMP Negeri 1 Karanganyar tahun 2010 antara lain : Fajar Kurniansi - Olimpiade Sains Nasional peringkat ...
(4416 hits) Selengkapnya »

Lomba Cerdas Tangkas Tingkat kabupaten Karanganyar yang diadakan di SMPNegeri 5 Karanganyar tanggal 15 Pebruari 2012 SMP Negeri 1 Karanganyar ...
(4449 hits) Selengkapnya »

Dalam Rangka HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Karanganyar mengadakan Jalan Santai dengan Start dari Alun-alun Kota ...
(4412 hits) Selengkapnya »

Kegiatan setelah KBM selesai SMP Negeri 1 Karanganyar Mengisi dengan kegiatan Pelatihan komputer untuk Guru dan Karyawan. Kegiatan ini dapat ...
(4460 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar