Komik Kemdiknas Masuk MURI

Rabu, 5 Oktober 2011 (dibaca 4472 kali)

Kementerian Pendidikan Nasional memperoleh penghargaan Museum Rekor dunia Indonesia (MURI) untuk peluncuran komik sebagai media belajar Sekolah Menengah Pertama di Indonesia. Ketua Muri Jaya Suprana menyerahkan langsung penghargaan ini di Gedung A Kemdiknas, Jakarta (30/09/2011). Menteri Pendidikan Mohammad Nuh mengatakan, komik dipilih sebagai media belajar mengingat perlunya fleksibilitas dalam memberikan pelajaran terhadap peserta didik. “Tidak ada keharusan bagi media tertentu menjadi media pembelajaran,” ucapnya. Bentuk penyampaian cerita, gambar, dan penokohan menjadi kelebihan komik yang dapat memudahkan para peserta didik dalam menyerap materi pelajaran terutama mata pelajaran yang dianggap sulit. Menurut Menteri Nuh,” Komik dapat menumbuhkan dan melatih daya imajinasi anak melalui gambar yang ditampilkan sehingga nantinya mereka dapat menjadi kelompok inovator.” Jaya Suprana mengatakan, komik sebagai media bahan ajar merupakan hal yang pertama dilakukan di Indonesia. Untuk itu, MURI memberikan penghargaan terhadap langkah positif Kemdiknas tersebut. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdiknas Suyanto menjelaskan, pemilihan komik sebagai media belajar bertujuan memperkenalkan nilai-nilai luhur kepribadian bangsa melalui penggambaran tokoh karakter dalam komik. “Terdapat 10 buku yang diluncurkan sebagai komik. Di antaranya mata pelajaran Matematika kelas VII sebanyak dua buku, IPA Fisika kelas VII sebanyak dua buku, IPA Biologi kelas VII sebanyak dua buah, IPA Kimia kelas VII sebanyak 1 buah, dan IPS Sejarah kelas VII sebanyak tiga buah.” ujar Suyanto. Peluncuran komik sebagai media belajar ini persiapannya 6 bulan, sejak Maret 2011. Komik ini juga sudah dites kelayakannya sebagai media belajar kepada sejumlah peserta didik SMP di Jakarta, dan Yogyakarta. “Nantinya, evaluasi akan dilakukan sehingga apabila para peserta didik merasakan manfaat dari komik ini, bahan ajar untuk mata pelajaran lain akan disusun,” ujar Suyanto.
Sumber :http://www.kemdiknas.go.id
Modus kekerasan terhadap anak di Indonesia masuk dalam kategori paling sadis di dunia. Dari mulai penjualan untuk dijadikan budak seks, sampai ...
(4392 hits) Selengkapnya »

Peristiwa jatuhnya apel dari pohonnya adalah  peristiwa biasa. Namun, ini jadi luar biasa ketika yang mengamatinya adalah Isaac ...
(4388 hits) Selengkapnya »

Para ilmuwan Kanada berhasil memproduksi sebuah pakaian pintar yang bisa membantu pemakainya mengatasi tekanan psikologis. Prototipe pakaian ini ...
(4381 hits) Selengkapnya »

Sebuah sungai raksasa, yang bahkan layak dinobatkan sebagai sungai keenam terbesar di dunia baru-baru ini ditemukan oleh ilmuwan Inggris. Yang ...
(4391 hits) Selengkapnya »

Enam penari Indonesia tengah mempersiapkan pementasan di Teatro Nuovo Giovanni Udine, Italia. Tiga di antaranya merupakan penari dan koreografer ...
(4388 hits) Selengkapnya »

Kegiatan setelah KBM selesai SMP Negeri 1 Karanganyar Mengisi dengan kegiatan Pelatihan komputer untuk Guru dan Karyawan. Kegiatan ini dapat ...
(4434 hits) Selengkapnya »

Dalam Rangka HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Karanganyar mengadakan Jalan Santai dengan Start dari Alun-alun Kota ...
(4397 hits) Selengkapnya »

Hunting touris SMP Negeri 1 Karanganyar, diadakan  di Jogjakarta hari minggu tanggal 8 Agustus 2010, obyek yang dituju ...
(4430 hits) Selengkapnya »

Tim Basket SMP Negeri 1 Karanganyar dalam rangka Study Banding ke SMP Negeri 1 Bantul Gunung kidul Yogyakarta sempat mengadakan pertandingan ...
(4454 hits) Selengkapnya »

Bapak Kepala Sekolah menerima Throphy dari siswa yang ...
(4439 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar