Bangladesh Pelajari Sistem Pendidikan Nonformal di Indonesia

Jumat, 16 September 2011 (dibaca 2056 kali)

Menteri Pendidikan Bangladesh beserta jajarannya melakukan studi banding ke Indonesia untuk bidang pendidikan nonformal. Beberapa hal yang akan dipelajari dari pendidikan nonformal di Indonesia antara lain adalah pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan keaksaraan, dan pendidikan kesetaraan. Kedatangan Mr. Md. Motahar Hossain, Menteri Pendidikan Bangladesh, disambut Mendiknas Mohammad Nuh, di Gedung A Kemdiknas, (13/9). Menteri Motahar Hossain mengatakan, Indonesia menjadi salah satu negara tujuan studi banding karena adanya kesamaan kultur. Hal ini juga dijelaskan Direktur Pendidikan Masyarakat Kemdiknas, Ella Yulaelawati, yang menjadi juru bicara Kemendiknas saat paparan program. “Mereka merasa Indonesia punya budaya yang sama, mayoritas Islam. Tadi mereka bilang, di Bangladesh ada yang hanya mau belajar baca dan tulis Alquran. Mengapa di Indonesia yang juga mayoritas Islam bisa baik pendidikan keaksaraannya,” ujar Ella. Selain pendidikan keaksaraan, Bangladesh juga akan mempelajari pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia. Ella menuturkan, saat ini pendidikan anak usia dini di Bangladesh baru berjalan selama satu tahun. Kemudian untuk pendidikan kesetaraan, Bangladesh hanya melakukan pembinaan untuk mereka yang berusia 11-45 tahun. Sementara di Indonesia, pendidikan nonformal untuk dewasa tetap dilakukan untuk mereka yang berusia lebih dari 45 tahun. “Mereka (Bangladesh) akan mempelajari bagaimana pelayanan terhadap anak usia dini dan orang dewasa dalam pendidikan nonformal, atau di luar sekolah,” ucap Direktur Dikmas Kemdiknas, Ella Yulaelawati. Ia menambahkan, Kemdiknas melalui Direktorat Jenderal PAUDNI juga akan menunjukkan peran pendidikan keaksaraan dan pemeliharaan keaksaraan itu melalui kegiatan pasca-keaksaraan (post literacy). Pemeliharaan keaksaraan di Indonesia salah satunya dilakukan dengan mendirikan taman bacaan masyarakat, dan memberikan bekal keterampilan (life skill) melalui kursus-kursus. Studi banding Kementerian Pendidikan Bangladesh ke Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia sudah berlangsung sejak tahun 2007. Setiap tahun, selalu ada delegasi dari Bangladesh untuk melakukan studi banding pendidikan di Indonesia. Kunjungan kali ini adalah kunjungan yang kedua kalinya dalam tahun 2011. Menteri Motahar Hossain dan jajarannya akan melakukan studi banding di Indonesia selama 9 hari, yaitu 13-22 September 2011. Mereka akan mengunjungi beberapa tempat lembaga pendidikan nonformal, di antaranya lembaga PAUD Al Falah di Depok, Pusat Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal (P2PNFI) di Bandung, Balai Pengembangan Kegiatan Belajar di Bogor, lembaga kursus BBC, dan lembaga kursus Mustika Ratu di Jakarta. Rombongan juga akan mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah untuk melihat budaya dan miniatur Indonesia.
Sumber :http://www.kemdiknas.go.id
Browser Mozilla Firefox sepertinya makin berkibar. Berdasarkan data terbaru dari biro penelitian Net Applications, Firefox menapak naik dengan ...
(2047 hits) Selengkapnya »

Bahkan anak-anak pun, sudah banyak yang mafhum bahwa berkirim pesan pendek saat mengemudikan kendaraan adalah kegiatan yang sangat ...
(2025 hits) Selengkapnya »

Media sosial Facebook kini tidak saja berguna untuk mencari teman. Di Israel, polisi setempat memanfaatkan laman jejaring sosial itu ...
(2051 hits) Selengkapnya »

Polusi udara dapat memicu serangan jantung lebih besar daripada mengkonsumsi kokain. Polusi udara bahkan bahkan lebih berbahaya ketimbang pemicu ...
(2046 hits) Selengkapnya »

Hasil Tryout SD/MI Se-Kabupaten Karanganyar di SMP Negeri 1 Karanganyar dapat di download disini Untuk peringkat 100 besar hasil Tryout SD/MI ...
(2719 hits) Selengkapnya »

Hunting touris SMP Negeri 1 Karanganyar, diadakan  di Jogjakarta hari minggu tanggal 8 Agustus 2010, obyek yang dituju ...
(2452 hits) Selengkapnya »

Lomba Cerdas Tangkas Tingkat kabupaten Karanganyar yang diadakan di SMPNegeri 5 Karanganyar tanggal 15 Pebruari 2012 SMP Negeri 1 Karanganyar ...
(2545 hits) Selengkapnya »

Monitoring dan Evaluasi RSBI dari Direktorat Jendral Pendidikan Jakarta yang berlangsung pada tanggal 8 Desember 2011. Dalam gambar para ...
(2143 hits) Selengkapnya »

SMP Negeri 1 Karanganyar mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan yang diikuti oleh siswa-siswi yang termasuk dalam pengurus dan anggota ...
(2289 hits) Selengkapnya »

Kegiatan setelah KBM selesai SMP Negeri 1 Karanganyar Mengisi dengan kegiatan Pelatihan komputer untuk Guru dan Karyawan. Kegiatan ini dapat ...
(2701 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar