Bangladesh Pelajari Sistem Pendidikan Nonformal di Indonesia

Jumat, 16 September 2011 (dibaca 4357 kali)

Menteri Pendidikan Bangladesh beserta jajarannya melakukan studi banding ke Indonesia untuk bidang pendidikan nonformal. Beberapa hal yang akan dipelajari dari pendidikan nonformal di Indonesia antara lain adalah pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan keaksaraan, dan pendidikan kesetaraan. Kedatangan Mr. Md. Motahar Hossain, Menteri Pendidikan Bangladesh, disambut Mendiknas Mohammad Nuh, di Gedung A Kemdiknas, (13/9). Menteri Motahar Hossain mengatakan, Indonesia menjadi salah satu negara tujuan studi banding karena adanya kesamaan kultur. Hal ini juga dijelaskan Direktur Pendidikan Masyarakat Kemdiknas, Ella Yulaelawati, yang menjadi juru bicara Kemendiknas saat paparan program. “Mereka merasa Indonesia punya budaya yang sama, mayoritas Islam. Tadi mereka bilang, di Bangladesh ada yang hanya mau belajar baca dan tulis Alquran. Mengapa di Indonesia yang juga mayoritas Islam bisa baik pendidikan keaksaraannya,” ujar Ella. Selain pendidikan keaksaraan, Bangladesh juga akan mempelajari pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia. Ella menuturkan, saat ini pendidikan anak usia dini di Bangladesh baru berjalan selama satu tahun. Kemudian untuk pendidikan kesetaraan, Bangladesh hanya melakukan pembinaan untuk mereka yang berusia 11-45 tahun. Sementara di Indonesia, pendidikan nonformal untuk dewasa tetap dilakukan untuk mereka yang berusia lebih dari 45 tahun. “Mereka (Bangladesh) akan mempelajari bagaimana pelayanan terhadap anak usia dini dan orang dewasa dalam pendidikan nonformal, atau di luar sekolah,” ucap Direktur Dikmas Kemdiknas, Ella Yulaelawati. Ia menambahkan, Kemdiknas melalui Direktorat Jenderal PAUDNI juga akan menunjukkan peran pendidikan keaksaraan dan pemeliharaan keaksaraan itu melalui kegiatan pasca-keaksaraan (post literacy). Pemeliharaan keaksaraan di Indonesia salah satunya dilakukan dengan mendirikan taman bacaan masyarakat, dan memberikan bekal keterampilan (life skill) melalui kursus-kursus. Studi banding Kementerian Pendidikan Bangladesh ke Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia sudah berlangsung sejak tahun 2007. Setiap tahun, selalu ada delegasi dari Bangladesh untuk melakukan studi banding pendidikan di Indonesia. Kunjungan kali ini adalah kunjungan yang kedua kalinya dalam tahun 2011. Menteri Motahar Hossain dan jajarannya akan melakukan studi banding di Indonesia selama 9 hari, yaitu 13-22 September 2011. Mereka akan mengunjungi beberapa tempat lembaga pendidikan nonformal, di antaranya lembaga PAUD Al Falah di Depok, Pusat Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal (P2PNFI) di Bandung, Balai Pengembangan Kegiatan Belajar di Bogor, lembaga kursus BBC, dan lembaga kursus Mustika Ratu di Jakarta. Rombongan juga akan mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah untuk melihat budaya dan miniatur Indonesia.
Sumber :http://www.kemdiknas.go.id
...
(4382 hits) Selengkapnya »

Sebuah perusahaan transportasi di China meluncurkan sebuah bus yang mereka klaim sebagai bus paling aman di dunia. Metodenya sederhana: cuma ...
(4353 hits) Selengkapnya »

...
(4359 hits) Selengkapnya »

China berencana mengirimkan astronot wanita pertamanya ke luar angkasa. Yang Liwei, Deputi Direktur Proyek Penerbangan Luar Angkasa Berawak, ...
(4355 hits) Selengkapnya »

Ada banyak hal keliru dari berjemur sinar matahari. Misalnya ada anggapan orang berkulit gelap kadang aman dari bahaya matahari. Benarkah ...
(4360 hits) Selengkapnya »

keberadaan SMP Negeri 1 Karanganyar sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional berusaha untuk selalu menjalin kerjasama baik dibidang ...
(4361 hits) Selengkapnya »

Untuk meningkatkan Manajemen dalam Pengimplementasian program RSBI, SMP Negeri 1 Karanganyar berusaha menjalin kerjasama (sister school) dengan ...
(4361 hits) Selengkapnya »

The 3rd National Science Olympiad SMP RSBI 2012, dilaksanakan dari tanggal 13 sd 16 Februari 2012 di Solo, diikuti Peserta sejumlah 2.338 ...
(4364 hits) Selengkapnya »

Setelah mengikuti Lomba Science Camp Tingkat Propinsi Jawa Tengah 2011 SMP Negeri 1 karanganyar berhasil memperoleh juara-juara sebagai berikut ...
(4391 hits) Selengkapnya »

Daftar Kejuaraan yang diikuti SMP Negeri 1 Karanganyar baik ditingkat Propinsi maupun Nasional tahun 2009 antara lain : Muhammad ...
(4362 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar