Manfaat Teknologi Nano di Industri Kesehatan

Jumat, 11 Maret 2011 (dibaca 4418 kali)

Perkembangan industri farmasi yang menggunakan teknologi nano saat ini sudah tumbuh demikian pesat. Di dunia farmasi, teknologi nano bisa berperan dalam meningkatkan kualitas produksi dan keamanan (safety performance).

Teknologi nano sendiri merupakan teknologi yang memungkinkan sebuah benda dipecah dalam skala nanometer atau satu per semiliar meter dan merupakan salah satu teknologi yang disebut-sebut mampu mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi di segala bidang.

“Produk berteknologi nano akan lebih cepat diserap dibandingkan produk yang tidak menggunakan teknologi tersebut,” kata Heny Rachmawati, pakar teknologi nano Institut Teknologi Bandung, pada keterangannya, 11 Maret 2011. “Sehingga, dari segi penggunaan, akan lebih efisien,” ucapnya.

Heny mengatakan, teknologi nano di bidang farmasi saat ini banyak dipergunakan untuk ekstrak obat-obatan tradisional seperti gingseng. Selain itu juga pada kandungan kosmetik, misalnya untuk krim tabir surya.

Ginseng yang menggunakan teknologi nano mampu lebih cepat diserap tubuh dan menjadikan kandungan "ginsenosides" (kandungan persentase ginseng untuk menghasilkan stamina) yang lebih tinggi dibandingkan gingseng lainnya.

“Teknologi nano dapat digunakan dalam dunia farmasi karena akan membantu kelarutan, stabilitas, dan kemapuan penyerapan,” kata Heny. “Dalam dunia farmasi, seluruh persyaratan itu harus dipenuhi."

Terkadang, kata Heny, senyawa obat tertentu mengalami kesulitan untuk larut dan melakukan penetrasi. Untuk kondisi yang demikian, teknologi nano dapat mengambil peran. Contoh lain adalah kandungan kalsium dalam susu yang juga harus dibuat menggunakan teknologi nano agar dapat efektif terserap ke dalam tulang.

Saat ini, teknologi nano banyak dikembangkan oleh sektor industri mengingat untuk memproduksinya bukan hal mudah membutuhkan keahlian, evaluasi modifikasi sehingga sampai ke skala nano.

BP POM sendiri, kata Heny, sangat ketat dalam melakukan pengawasan terhadap produk yang menggunakan teknologi nano. “BP POM perlu memeriksa apakah teknologi itu benar diterapkan dalam suatu produk,” kata Heny. “Jangan sampai publikasinya nano tapi kenyataannya tidak,” ucapnya.

Di Indonesia, teknologi nano sendiri baru berkembang sekitar lima tahun terakhir. Padahal, di luar negeri teknologi ini sudah berkembang sejak 10 tahun yang lalu (tahun 1990 an). “Kalau Indonesia tidak memperdalam teknologi nano, maka industri kita termasuk yang tertinggal,” ucapnya.

Di dunia farmasi, Heny menyebutkan, teknologi nano memungkinkan penggunaan dosis obat yang tidak terlalu besar, sehingga sangat efisien dalam memanfaatkan bahan baku.


Sumber :http://teknologi.vivanews.com
Kelompok yang terdiri dari ilmuwan China dan para penjelajah yang tergabung dalam Hubei Wild Man Research Association akan melakukan ekspedisi ...
(4427 hits) Selengkapnya »

Sudah 24 tahun Komet Halley tidak lagi mengunjungi sistem tata surya tempat Bumi berdiam. Namun "kotoran" yang ditinggalkan benda ...
(4482 hits) Selengkapnya »

...
(4429 hits) Selengkapnya »

Manchester United sedang mengincar pemain muda Perancis berdarah Aljazair. Pemain itu adalah Sofiane Feghouli yang baru berusia 19 tahun. Sofiane ...
(4418 hits) Selengkapnya »

Hasil peringkat tryout SD/MI di SMP Negeri 1 Karanganyar Tahun 2014/2015 dapat didownload di ...
(4561 hits) Selengkapnya »

Untuk meningkatkan Manajemen dalam Pengimplementasian program RSBI, SMP Negeri 1 Karanganyar berusaha menjalin kerjasama (sister school) dengan ...
(4461 hits) Selengkapnya »

Untuk meningkatkan kemampuan guru dan karyawan dalam bahasa Inggris sekolah senantiasa mengadakan pelatihan bahasa Inggris yang diadakan secara ...
(4458 hits) Selengkapnya »

Penyerahan sertifikat ISO 9001:2008 dari NQA (Inggris) diserahkan ke SMP oleh Bupati Karanganyar Ibu DR. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, S.Pd., ...
(4664 hits) Selengkapnya »

Hunting touris SMP Negeri 1 Karanganyar, diadakan  di Jogjakarta hari minggu tanggal 8 Agustus 2010, obyek yang dituju ...
(4533 hits) Selengkapnya »

Dalam Rangka HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Karanganyar mengadakan Jalan Santai dengan Start dari Alun-alun Kota ...
(4450 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar