Peneliti Kembangkan Teknologi untuk Robot SAR

Kamis, 10 Februari 2011 (dibaca 4423 kali)

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang paling banyak melanda Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Banyak bangunan yang roboh dan menimpa korban yang diperkirakan masih hidup dan menunggu pertolongan.

Namun, kadang kala tim Search and Rescue (SAR) tidak dapat mencapai titik tertentu dan menggunakan robot SAR untuk mencari korban sambil menurunkan risiko jatuhnya korban lain dari tim penyelamat.

Yang jadi masalah, mobilitas robot SAR terbatas. Meski robot sudah dipasangi kamera agar operatornya dapat memantau kondisi sekeliling robot itu dari jarak jauh, tetap saja kadang kaki-kaki robot tersebut tersangkut hingga menghentikan pergerakan yang menghambat proses pencarian korban.

Untuk itu, tim peneliti yang diketuai Abdul Muis dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia menggunakan metode yang disebut sebagai Haptics Tele-operation. Penggunaan metode ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan mobilitas robot SAR.

“Di sini, operator robot penyelamat tidak menggunakan remote control joystick, melainkan perangkat manipulator kecil,” kata Abdul, saat memaparkan hasil risetnya, 9 Februari 2011. “Manipulator kecil itu saling menyelaraskan posisi dengan roda atau kaki robot untuk menggerakkan motor baik pada manipulator dan robot,” ucapnya.

Dengan demikian, kata Abdul, ketika operator menggerakkan manipulator saat memandu pergerakan robot, ia akan merasakan sensasi tertahan jika roda atau kaki robot tersebut tersangkut sesuatu.

“Operator nantinya akan menggerakan manipulator tersebut hingga sensasi tersangkut itu hilang yang berarti kaki robot tersebut juga sudah lepas dari apapun yang menghambatnya,” ucap Abdul. “Teknik ini akan memperbaiki kemampuan mobilitas robot SAR,” ucapnya.

Dari pengujian, robot mampu mengikuti gerakan manipulator dengan selisih pergerakan kurang dari 7 derajat dengan pergerakan yang dilakukan operator jarak jauh, tergantung berapa cepat operator yang bersangkutan menggerakkannya.

Sebagai informasi, selama ini, robot jarak jauh umumnya hanya diprogram untuk melakukan gerakan-gerakan tertentu yang dipicu oleh joystick remote control. Manuver yang ia lakukan juga dibatasi oleh pilihan gerakan-gerakan yang telah ditanamkan padanya.


Sumber :http://teknologi.vivanews.com
Jadwal sementara untuk hari Senin, 23 Juli 2012 dapat dilihat dihalaman Pengumuman atau di halaman ...
(4418 hits) Selengkapnya »

Facebook memang telah menjelma sebagai jejaring sosial yang sangat besar. Sayangnya, mayoritas para pengguna Facebook kurang melindungi data-data ...
(4424 hits) Selengkapnya »

Setelah dihebohkan dengan video porno mirip artis, dunia internet Indonesia kembali mendapat ancaman virus yang menjerumuskan para korbannya ke ...
(4423 hits) Selengkapnya »

...
(4424 hits) Selengkapnya »

Perkembangan industri farmasi yang menggunakan teknologi nano saat ini sudah tumbuh demikian pesat. Di dunia farmasi, teknologi nano bisa berperan ...
(4419 hits) Selengkapnya »

Dalam Rangka HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Karanganyar mengadakan Jalan Santai dengan Start dari Alun-alun Kota ...
(4450 hits) Selengkapnya »

SMP Negeri 1 Karanganyar akan mengadakan Olimpiade MIPA dengan Peserta Siswa/Siswi SD/MI/Sederajat Kelas 6 yang pelaksanaannya akan diadakan pada ...
(4514 hits) Selengkapnya »

Bapak Kepala Sekolah menerima Throphy dari siswa yang ...
(4543 hits) Selengkapnya »

Daftar Kejuaraan yang diikuti pada tahun 2012 antara lain : Yanuar Ayu Widowati - Science Camp Math medali Perunggu Tingkat ...
(4451 hits) Selengkapnya »

keberadaan SMP Negeri 1 Karanganyar sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional berusaha untuk selalu menjalin kerjasama baik dibidang ...
(4464 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar