Peneliti Temukan Bukti Pemusnahan Massal

Jumat, 24 Desember 2010 (dibaca 4425 kali)

Pada sebuah situs penggalian di Luoping, provinsi Yunnan, kawasan barat daya China, peneliti menemukan hampir 20 ribu fosil. Penemuan fosil dalam jumlah sangat banyak ini sama artinya dengan penemuan sebuah ekosistem lengkap.

Reptil, ikan, dan fosil-fosil biota laut lain melengkapi sejumlah fosil berukuran lebih kecil yang ditemukan sebelumnya.

Kumpulan fosil itu diyakini sebagai bukti dari pembinasaan massal makhluk hidup di Bumi, akibat aktivitas vulkanik yang terjadi di akhir era Permian, sekitar 252 juta tahun lalu.

Mike Benton, Profesor dari Bristol University School of Eearth Sciences dan Shixue Hu of the Chengdu Geological Center China menyebutkan, lapisan batu kapur setebal 16 meter yang melindung fosil-fosil ini berasal dari masa lalu. “Ketika itu, China Selatan masih merupakan sebuah pulau raksasa yang berada sedikit di atas garis katulistiwa dan memiliki iklim tropis,” ucapnya.

“Ditemukannya fosil tanaman darat juga mengindikasikan bahwa komunitas perairan ini tinggal di dekat hutan pohon-pohon pakuan,” ucap Benton, seperti dikutip dari Examiner, 23 Desember 2010.

Fosil-fosil yang ditemukan, kata Benton, tersimpan dengan sangat baik, dengan lebih dari separuhnya tetap dalam kondisi lengkap, termasuk jaringan lunaknya. “Tampaknya mereka dilindungi sepanjang masa oleh lapisan mikroba yang segera menutup tubuh makhluk hidup itu tak lama setelah mereka mati,” ucapnya.

Sepanjang sejarahnya selama 4,5 miliar tahun terakhir, planet Bumi telah mengalami sejumlah kejadian pemusnahan massal. Akan tetapi, dikutip dari RedOrbit, kejadian dahsyat yang menimpa ekosistem di era Permian itu terjadi di skala “yang tidak ada tandingannya” dan menyebabkan musnahnya 96 persen kehidupan laut dan 70 persen vertebrata darat.

Hanya satu dari sepuluh spesies yang selamat dan mereka menjadi basis dari pulihnya kehidupan di periode waktu berikutnya, yang disebut Triassic.

“Masa pemulihan dari pemusnahan massal ini tampaknya membutuhkan waktu antara 1 sampai 4 juta tahun,” kata Benton. “Kejadian di akhir masa Permian ini sangat dahsyat, membunuh sekitar 90 persen spesies sampai ekosistem-ekosistem tidak memiliki apapun yang tersisa untuk melanjutkan kehidupannya,” ucap Benton.

Saat ini peneliti fokus untuk mencari petunjuk yang bisa membantu mereka menentukan spesies apa saja yang berhasil melewati kejadian di akhir era Permian itu. Selanjutnya, fosil-fosil ‘harta karun’ dari era Permian ini akan digunakan oleh peneliti untuk mempelajari bagaimana spesies tertentu dapat beradaptasi dan bertahan setelah mengalami pemusnahan massal.
Sumber :http://teknologi.vivanews.com
Meski pasar ponsel Indonesia kini tengah diramaikan ponsel berdesain candybar horizontal plus keyboard Qwerty, secara global, ponsel layar sentuh ...
(4429 hits) Selengkapnya »

TIM LOMBA CERDAS CERMAT SMP NEGERI 1 KARANGANYAR JUARA 1 TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH Tim LCC SMP N 1 Karanganyar berhasil meraih ...
(4446 hits) Selengkapnya »

Wayang Golek Ajen yang dimainkan oleh dalang Wawan Gunawan dari Jawa Barat menjadi penutup acara Festival Indonesia 2010 di kota Plzen, Ceko. ...
(4426 hits) Selengkapnya »

Enam penari Indonesia tengah mempersiapkan pementasan di Teatro Nuovo Giovanni Udine, Italia. Tiga di antaranya merupakan penari dan koreografer ...
(4444 hits) Selengkapnya »

Media sosial Facebook kini tidak saja berguna untuk mencari teman. Di Israel, polisi setempat memanfaatkan laman jejaring sosial itu ...
(4422 hits) Selengkapnya »

Pada tanggal 11 s.d 15 Oktober 2011 telah dilaksanaan lomba Siswa Cerdas Istimewa (CI) Tingkat Nasional di Hotel Saphir Yogyakarta. Kontingen ...
(4489 hits) Selengkapnya »

Hunting touris SMP Negeri 1 Karanganyar, diadakan  di Jogjakarta hari minggu tanggal 8 Agustus 2010, obyek yang dituju ...
(4534 hits) Selengkapnya »

Outdoor Learning SMP Negeri 1 Karanganyar dilaksanakan di Kebun Teh Kemuning Ngargoyoso, Karanganyar Outdoor learning di Kemuning ...
(4582 hits) Selengkapnya »

Daftar Kejuaraan yang diikuti pada tahun 2012 antara lain : Yanuar Ayu Widowati - Science Camp Math medali Perunggu Tingkat ...
(4451 hits) Selengkapnya »

Dalam Rangka HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Karanganyar mengadakan Jalan Santai dengan Start dari Alun-alun Kota ...
(4450 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar