Kekerasan Anak di Indonesia Tersadis Sedunia

Senin, 27 September 2010 (dibaca 2051 kali)

Modus kekerasan terhadap anak di Indonesia masuk dalam kategori paling sadis di dunia. Dari mulai penjualan untuk dijadikan budak seks, sampai kekerasan fisik yang menyebabkan korban jiwa.

Menurut Ketua Komisi Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, kematian bocah 3,5 tahun bernama Indah Sari di Serpong, Tangerang, yang dibakar ibu kandungnya sendiri, merupakan salah satu buktinya.

"Pelaku tega menyeterika, menyiram dengan air panas, bahkan membakar hidup-hidup," ujarnya kepada VIVAnews.com, Senin, 27 September 2010. Tak cuma itu, Arist membeberkan bahkan ada anak yang digorok ibunya karena tidak punya uang.

Kekerasan sadistis yang diterima mereka akan membuat kejiwaan anak bermasalah. Trauma psikologis di masa kecil kemungkinan besar akan memicu mereka membalas dendam kelak atas apa yang pernah mereka alami.

Data Komnas Perlindungan Anak menunjukkan sejak Januari hingga September 2010, ada sebanyak 2.044 kasus kekerasan terhadap anak di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya dan 2008.

Pada 2009, jumlah kasus hanya 1.998, setahun sebelumnya mencapai 1.826, sedangkan pada 2007 sejumlah 1.510. Pada 2007 kekerasan fisik terhadap anak paling mendominasi. Jumlahnya mencapai 642. Sementara kekerasan seksual berjumlah 527 dan kekerasan psikis mencapai 341.

Pada 2009, kekerasan seksual balik mendominasi. Angkanya mencapai 705. Hal yang sama juga terjadi pada 2010. Kekerasan seksual terhadap anak mencapai 592. Semua kasus tersebut paling banyak terjadi di Jabodetabek.

Arist menambahkan, kekerasan seperti itu terjadi karena himpitan ekonomi. Anak meminta susu, sementara ibu tidak dapat memenuhi karena tidak ada uang. Akibatnya, orangtua mengalami depresi luar biasa.

"Anak menjadi korban karena paling tidak berdaya di dalam sebuah komunitas keluarga," ungkapnya.

Budaya patrialineal juga menjadi faktor penyebab kekerasan seksual. Pria begitu dominan dan tidak bisa diajak bermusyawarah oleh istri, atau bahkan menganiaya sang istri. Karena itu, anaklah kemudian menjadi korban penganiayaan. "Anak menjadi korban pelampiasan amarah sang istri," Arist menerangkan.

Lingkungan yang kurang berpendidikan juga kerap menjadi pemicu kekerasan.

Yang tragis, sekitar 70 persen pelaku kekerasan terhadap anak adalah ibu, baik itu ibu kandung, ibu tiri, ibu asuh, ataupun ibu guru di sekolah.

Menurut Arist, kasus kekerasan anak yang jumlahnya tidak sedikit ini mestinya mulai menjadi keprihatinan nasional.
Sumber :http://metro.vivanews.com
Gol kontroversial Luis Nani ternyata bukan yang pertama diderita Tottenham Hotspur saat bersua dengan Manchester United. MU mengalahkan Tottenham 2-0 ...
(2039 hits) Selengkapnya »

Layar sentuh berbasis layar LCD sudah sering kita lihat dan temukan pada ponsel-ponsel layar sentuh, seperti iPhone, HTC, BlackBerry Torch, ...
(2066 hits) Selengkapnya »

Manado -- Provinsi Jawa Tengah menempati posisi puncak Olimpiade Sains Nasional (OSN) X 2011 untuk jenjang sekolah dasar luar biasa (SDLB), dan ...
(2062 hits) Selengkapnya »

Menghadapi gugatan dari seseorang yang mengaku sebagai pemilik sah Facebook, jejaring sosial terbesar di dunia itu justru mencurigai bahwa klaim ...
(2034 hits) Selengkapnya »

Apa isi sebuah makam kuno Suku Maya yang tertutup selama 1.500 tahun, akhirnya terkuak. Meski para peneliti tak bisa masuk ke dalamnya, dari celah ...
(2046 hits) Selengkapnya »

Tim Basket SMP Negeri 1 Karanganyar dalam rangka Study Banding ke SMP Negeri 1 Bantul Gunung kidul Yogyakarta sempat mengadakan pertandingan ...
(2590 hits) Selengkapnya »

Hunting touris SMP Negeri 1 Karanganyar, diadakan  di Jogjakarta hari minggu tanggal 8 Agustus 2010, obyek yang dituju ...
(2491 hits) Selengkapnya »

The 3rd National Science Olympiad SMP RSBI 2012, dilaksanakan dari tanggal 13 sd 16 Februari 2012 di Solo, diikuti Peserta sejumlah 2.338 ...
(3344 hits) Selengkapnya »

Penyerahan sertifikat ISO 9001:2008 dari NQA (Inggris) diserahkan ke SMP oleh Bupati Karanganyar Ibu DR. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, S.Pd., ...
(2619 hits) Selengkapnya »

Bapak Kepala Sekolah menerima Throphy dari siswa yang ...
(3051 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar