Makin Banyak Negara Ancam Blokir BlackBerry

Sabtu, 7 Augustus 2010 (dibaca 4404 kali)

Isu BlackBerry  di wilayah Timur Tengah semakin hangat seiring dengan bertambahnya negara-negara yang mempermasalahkan keamanan layanan BlackBerry.

Seperti dikutip dari New York Times, pemerintah Lebanon juga berencana mengkaji masalah keamanan terkait dengan layanan komunikasi milik perusahaan asal Kanada, Research In Motion, itu.

Sebelumnya, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan India berniat untuk memblokir layanan BlackBerry karena mereka tidak dapat menembus akses layanan itu untuk mengontrol trafik informasi yang dikhawatirkan dimanfaatkan oleh teroris dan pelanggar hukum.

Selain itu, walaupun tidak mengeluarkan ancaman blokir, pemerintah Indonesia juga meminta RIM  menyediakan server lokal, agar pemerintah bisa menyadap para teroris dan pelanggar hukum. 

Bila imbauan itu tak digubris, pemerintah akan memperingatkan RIM, kata Menkominfo Tifatul Sembiring, kemarin, di Istana Bogor. 

Selain Indonesia, Bahrain juga tengah mengkaji hal yang sama. Belakangan Lebanon juga turut masuk ke jajaran negara yang menuntut kontrol lebih kepada RIM. Bahkan menurut situs BBC, Aljazair juga bergabung dalam barisan pemerintahan yang menuntut akses pada layanan BlackBerry.

Uni Emirat Arab telah memutuskan untuk menutup BlackBerry di negaranya meliputi layanan email, akses internet dan blackBerry Messenger, mulai 11 Oktober. Arab Saudi berencana mulai memblokir layanan BlackBerry mulai hari ini. 

"RIM tidak bisa mengakomodasi permintaan apapun untuk memecahkan enkripsi pelanggan, karena RIM, operator jaringan, atau pihak ketiga manapun tidak akan pernah memiliki kuncinya," kata RIM seperti dikutip dari situs BBC.

Namun pembicaraan RIM dengan kedua negara masih berlangsung. RIM bahkan dibekingi oleh pemerintah Kanada dan AS.

"Kanada telah bekerja sama dengan para pejabat di Research In Motion dan pemerintahan-pemerintahan terkait, untuk mendukung mereka menghadapi tantangan ini," kata Menteri perdagangan Kanada Peter Van Loan.

Pemerintah AS, juga berusaha menjembatani RIM dengan pemerintah-pemerintah negara tersebut.

"Kami menyediakan waktu untuk konsultasi dan menganalisa berbagai kepentingan dan masalah yang terjadi, karena kami tahu ada masalah kemanan di dalamnya," ujar Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton.

Kabarnya, pembicaraan antara Kanada dan Arab Saudi mengalami kemajuan. Tapi belum diketahui sejauh mana kemajuan yang telah dicapai.


Sumber :http://teknologi.vivanews.com
Meski isu ini telah ramai sejak beberapa tahun terakhir, sampai saat ini belum ada tanda-tanda kemunculan ponsel Sony Ericsson PlayStation. Tapi, ...
(4395 hits) Selengkapnya »

Hipotesa bahwa Planet Mars bisa jadi tempat tinggal manusia, makin mendekati kebenaran. Badan Antariksa Eropa atau European Space Agency (ESA) ...
(4412 hits) Selengkapnya »

...
(4409 hits) Selengkapnya »

...
(4399 hits) Selengkapnya »

...
(4400 hits) Selengkapnya »

SMP Negeri 1 Karanganyar akan mengadakan Olimpiade MIPA dengan Peserta Siswa/Siswi SD/MI/Sederajat Kelas 6 yang pelaksanaannya akan diadakan pada ...
(4447 hits) Selengkapnya »

Pada tanggal 11 s.d 15 Oktober 2011 telah dilaksanaan lomba Siswa Cerdas Istimewa (CI) Tingkat Nasional di Hotel Saphir Yogyakarta. Kontingen ...
(4446 hits) Selengkapnya »

SMP Negeri 1 Karanganyar mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan yang diikuti oleh siswa-siswi yang termasuk dalam pengurus dan anggota ...
(4426 hits) Selengkapnya »

Untuk meningkatkan Manajemen dalam Pengimplementasian program RSBI, SMP Negeri 1 Karanganyar berusaha menjalin kerjasama (sister school) dengan ...
(4417 hits) Selengkapnya »

Olimpiade MIPA SD/MI Se-Kabupaten Karanganyar diselenggarakan tanggal 24 Maret 2012 di SMP Negeri 1 Karanganyar. Jumlah Pendaftar keseluruhan 750 ...
(4414 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar