Awas, Asap Knalpot Bisa Picu Bunuh Diri!

Senin, 19 Juli 2010 (dibaca 2032 kali)

Jangan remehkan dampak polusi udara. Tak hanya membuat kita sulit bernafas. Partikel dalam zat pencemar udara ternyata bisa meningkatkan risiko bunuh diri.

Sebuah studi di tujuh kota di Korea Selatan mengungkap kaitan signifikan antara  partikel polusi dan tingkat bunuh diri. Bunuh diri adalah masalah besar di Korea Selatan. Pada 1996,  14 per 100.000 penduduk Korea menghabisi dirinya sendiri.

Angka itu melonjak pada 2006, di mana 23 orang dari 100 ribu warga Korsel bunuh diri. Ini kenaikan paling signifikan di negara maju.

Untuk menyelidiki peran polusi, tim Peneliti Universitas Yonsei, Seoul yang dipimpin Chang Soo Kim menghubungkan catatan 4.000 kasus bunuh diri dengan pengukuran polusi  yang disebabkan partikel udara PM 10 -- partikel polusi berdiameter 10 mikrometer atau kurang, termasuk jelaga yang keluar dari knalpot.

Tim menemukan bahwa bunuh diri makin banyak terjadi dua hari pasca lonjakan polusi. Ditemukan bahwa, 9 persen orang yang bunuh diri menyusul lonjakan polusi sekitar 50 persen dari catatan sebelumnya.

Sementara, untuk orang dengan penyakit kardiovaskuler -- yang juga disebabkan polusi udara -- mengalami peningkatan hampir 19 persen.

Keterlibatan polusi udara, tak hanya membuat penderita gangguan pernafasan bertambah parah, atau jumlahnya makin banyak. Tapi, para penderita makin tertekan kejiwaannya. Penelitian Kim juga menunjukkan, partikel PM10 juga dapat menyebabkan peradangan saraf, mempengaruhi kesehatan mental dan juga mekanisme biologis manusia.

Studi oleh tim peneliti Korea berkaitan dengan penelitian tim dari Khaohsiung Medical University, Taiwan pada akhir 1990-an.

Tim yang dipimpin Ying-Chin Ko menemukan bahwa tingkat polusi udara yang tinggi berkaitan dengan penyakit asma 'massal' yang diderita lebih dari 160 ribu anak-anak sekolah di Taiwan.

Menindaklanjuti penelitian itu, para peneliti menemukan bahwa ringkat bunuh diri penderita asma dua kali lipat lebih tinggi. Makin parah gejala yang dimiliki, makin tinggi risiko bunuh diri.

Secara terpisah, David Callahan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat mengatakan, para peneliti baru-baru ini meneliti hubungan antara penyakit pernafasan dan kesehatan mental.

Tahun lalu tim yang dipimpin Callahan menemukan bahwa, 7,5 persen penderita asma menderita penyakit mental serius, sementara 'hanya' 3 persen orang mengalami gangguan mental serius dari populasi secara keseluruhan.

Ini harus jadi perhatian. Kata Callahan orang dengan depresi diketahui lebih buruk dalam mengelola penyakit kronis. Ini berpotensial menyebabkan kemerosotan fisik dan mental.

"Sudah diketahui ada hubungannya, penyakit pernafasan dan kesehatan mental, kita harus bekerja untuk menemukan rantai sebab akibat dan mencari kesempatan untuk mencegahnya."
Sumber :http://dunia.vivanews.com
"Kalau Nak Pintar, Belajar! Kalau Nak Berhasil, Usaha!" Itulah mantra yang diberikan Tuk Bayan Tula kepada anak-anak laskar pelangi saat ...
(2022 hits) Selengkapnya »

Browser Mozilla Firefox sepertinya makin berkibar. Berdasarkan data terbaru dari biro penelitian Net Applications, Firefox menapak naik dengan ...
(2047 hits) Selengkapnya »

Panasonic Corporation akan memindahkan lokasi pabrik dari Jepang dan Vietnam ke Indonesia.Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita ...
(2204 hits) Selengkapnya »

Malaysia merayakan kemenangan ini dengan suka cita. Pelatih timnas Malaysia, Ong Kim Swee, menyatakan sukses mempertahnakan gelar juara SEA Games ...
(2030 hits) Selengkapnya »

Seorang pria Inggris kehilangan kesempatan menemui kerabatnya untuk kali terakhir. Pria Inggris itu, Sandy Russell, ditolak duduk di bangku pesawat ...
(2060 hits) Selengkapnya »

Daftar kejuaraan yang diikuti oleh SMP Negeri 1 Karanganyar tahun 2010 antara lain : Fajar Kurniansi - Olimpiade Sains Nasional peringkat ...
(2138 hits) Selengkapnya »

Bapak Kepala Sekolah menerima Throphy dari siswa yang ...
(2990 hits) Selengkapnya »

Lomba Cerdas Tangkas Tingkat kabupaten Karanganyar yang diadakan di SMPNegeri 5 Karanganyar tanggal 15 Pebruari 2012 SMP Negeri 1 Karanganyar ...
(2545 hits) Selengkapnya »

Olimpiade MIPA SD/MI Se-Kabupaten Karanganyar diselenggarakan tanggal 24 Maret 2012 di SMP Negeri 1 Karanganyar. Jumlah Pendaftar keseluruhan 750 ...
(2207 hits) Selengkapnya »

Kegiatan setelah KBM selesai SMP Negeri 1 Karanganyar Mengisi dengan kegiatan Pelatihan komputer untuk Guru dan Karyawan. Kegiatan ini dapat ...
(2701 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar