Bukti Mars Bisa Jadi Koloni Manusia

Senin, 28 Juni 2010 (dibaca 4442 kali)

Hipotesa bahwa Planet Mars bisa jadi tempat tinggal manusia, makin mendekati kebenaran.

Badan Antariksa Eropa atau European Space Agency (ESA) menyatakan kondisi planet merah itu cocok untuk mendukung kehidupan -- terutama fakta bahwa Mars memiliki kandungan air.

Mineral silikat terhidrasi ditemukan oleh dua satelit, Mars Express milik ESA dan Mars Reconnaissance milik badan antariksa AS, NASA yang mengorbit di dataran rendah sebelah utara Mars.

Ditemukan indikasi, bahwa air pernah mengalir di sana. Menurut peneliti utama Mars dari Universitas Paris, Jean-Pierre Bibring, permukaan Mars dialiri air sekitar empat miliar tahun lalu dan hanya berlangsung beberapa ratus tahun.

"Penelitian menunjukkan pernah ada air di Mars, tapi bukan dalam bentuk laut besar," kata Bibring, seperti dimuat laman News.com.au.

Bukti menunjukkan, kerak Mars, tambah dia, terhidrasi dengan cara yang sama, baik di utara dan selatan.
 
Temuan terbaru ini bertentangan dengan hasil penelitian tim Amerika yang diterbitkan 13 Juni lalu di Jurnal Nature Geoscience yang mengatakan, samudera meliputi sepertiga permukaan Mars, sekitar 3,5 miliar tahun lalu.

"Saat itu, Mars sudah kehilangan atmosfernya. Oleh karenanya, air tidak lagi stabil dalam keadaan cair di permukaan," kata Bibring.

"Aliran air yang besar masih dapat mengalir, namun, kurangnya air di permukaan berarti tidak ada potensi pembentukan permukaan laut."

Ditambahkan Bibring, tekanan dan temperatur saat itu tidak memberi peluang air dalam kondisi stabil -- keadaan cair-- di permukaan.  "Sebagian air menguap, sementara lainnya masuk ke dalam tanah."

Air, kata Bibring bisa tetap di permukaan selama beberapa hari, atau minggu. Tapi tidak jutaan tahun kemudian.

Seperti dimuat laman Space.com, para peneliti menemukan air mengalir di permukaan Mars beberapa ratus juta tahun yang lalu -- saat cahaya matahari mencairkan lapisan es di sana.

Bukti soal itu berada di belasan saluran lelehan gletser di Mars -- para ilmuwan mengaku terkejut, karena keberadaan air di Mars bisa dibilang 'baru saja' daripada yang diperkirakan sebelumnya.

"Kami berpikir Mars adalah planet yang dingin dan benar-benar kering. Fakta ini akan mengubah cara kita melihat Mars," kata ahli geologi planet Universitas Brown, Caleb Fassett.
Sumber :http://dunia.vivanews.com
Tim Piala Uber Indonesia sudah memastikan diri lolos ke perempat final pada turnamen yang digelar di Kuala Lumpur Malaysia. Di babak delapan besar, ...
(4433 hits) Selengkapnya »

Mendiang simbol seks abad 20, Marilyn Monroe, tak pernah habis dari berita. Setelah foto-foto tubuhnya yang sensual, kini foto lain bagian dada ...
(4580 hits) Selengkapnya »

...
(4413 hits) Selengkapnya »

Perwakilan pemerintah Taiwan membenarkan kabar bahwa Indomie untuk sementara waktu belum boleh beredar kembali di pasaran sampai ada ...
(4499 hits) Selengkapnya »

Setahun lalu, Cheng Guorong (34) bukan siapa-siapa. Dia hanya gelandangan yang tiap hari menjelajahi jalanan Ningbo, sebuah kota di timur China ...
(4430 hits) Selengkapnya »

Daftar prestasi siswa SMP Negeri 1 Karanganyar tahun 2011 antara lain : Prisma Cahyaning Ratri - Olimpiade Sains RSBI peringkat 2 ...
(4448 hits) Selengkapnya »

keberadaan SMP Negeri 1 Karanganyar sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional berusaha untuk selalu menjalin kerjasama baik dibidang ...
(4464 hits) Selengkapnya »

Outdoor Learning SMP Negeri 1 Karanganyar dilaksanakan di Kebun Teh Kemuning Ngargoyoso, Karanganyar Outdoor learning di Kemuning ...
(4581 hits) Selengkapnya »

Setelah mengikuti Lomba Science Camp Tingkat Propinsi Jawa Tengah 2011 SMP Negeri 1 karanganyar berhasil memperoleh juara-juara sebagai berikut ...
(4650 hits) Selengkapnya »

Hunting touris SMP Negeri 1 Karanganyar, diadakan  di Jogjakarta hari minggu tanggal 8 Agustus 2010, obyek yang dituju ...
(4532 hits) Selengkapnya »

 
Optimized for 1024x768 resolution at:
           
©2012 All Rights Reserved.  •  Design by SMP Negeri 1 Karanganyar